BLANTERWISDOM101

Mengapa harus Hiroshima dan Nagasaki yang dijatuhi Bom Atom ?

Wednesday, 1 May 2019
Bom atom dipilih oleh AS karna memiliki daya rusak maha dahsyat yang bisa mengakhiri perang seutuhnya. Sebelumnya Jepang telah diberi pilihan ultimatum oleh AS lewat Deklarasi Postdam, akan tetapi mereka menolak tunduk. AS pun memutuskan untuk menyiapkan bom atom ke Jepang.
Hiroshima_before_after_atomic_bomb (5).jpg
Tujuan dilesakannya bom atom oleh AS ke Jepang ini adalah:
Untuk menakut-nakuti Jepang sampai mereka mau menyerah tanpa syarat. Menyebarkan kesan ke seluruh penjuru dunia bahwa senjata baru AS (bom atom) punya daya hancur luar biasa.
Tetapi, mengapa Hiroshima dan Nagasaki yang menjadi target utama dari serangan bom atom yang dilesakan AS ?
bukan Tokyo atau Kyoto ?
Setelah melalui perundingan yang panjang oleh Komite Target AS, Hiroshima dipilih sebagai target bom atom. Hiroshima dinilai sebagai pilihan terbaik. Kota ini dipadati oleh penduduk yang saat itu jumlahnya mencapai 318.900 orang dan menjadi pusat militer dan pelabuhan embarkasi. Semuanya terletak di tengah perkotaan sehingga dampak bomnya bisa terjamah secara efektif. Hiroshima juga selama ini dikenal sebagai target yang belum sempat disentuh oleh Sekutu.
Sementara itu kota Nagasaki sebenarnya bukan target utama dari AS. Kokura merupakan target potensial yang dipilih bersama Kyoto dan Niigata. Nagasaki dipilih sebagai pengganti Kyoto sebagai target potensial. Kyoto sendiri dipilih karena pusat industri militer, pusat pendidikan dan alasan religi yang mendukung pola militer Jepang. Namun kemudian dicoret dari daftar target karena memiliki warisan sejarah, agama, dan budaya.
Kemudian kota Niigata, dicoret dari daftar karena jaraknya terlalu jauh dari Pangkalan Militer Filipina, tempat pesawat pengebom lepas landas menuju Jepang.
Akhirnya pilihan target jatuh pada Nagasaki, karena Militer AS juga mencoret Kokura dari daftar target mereka. Nagasaki adalah kota yang industri perkapalannya maju. Namun kota ini bukanlah kota favorit untuk diserang karena sudah dibom sebanyak lima kali selama 12 bulan terakhir sebelum serangan bom atom melandanya.
Lalu kenapa Tokyo dan Okinawa tidak dijadikan target bom?
Okinawa tidak menjadi target bom, karna beberapa minggu sebelumnya telah meletus Pertempuran Okinawa yang dimenangkan pihak AS/sekutu.
Pertempuran Okinawa menimbulkan korban terbesar dalam Perang Pasifik Perang Dunia II. Jepang menderita kerugian lebih dari 100.000 tentara tewas, ditangkap, atau bunuh diri. Di lain pihak, 65.000 tentara Sekutu tewas atau luka. Selama pertempuran berlangsung, puluhan ribu warga sipil Okinawa tewas, terluka, atau bunuh diri.
Tokyo sempat masuk pertimbangan target bom, tetapi segera dicoret mengingat sebagian besar wilayahnya telah hancur oleh bom. Pemboman paling merusak Tokyo dilakukan pada tanggal 9-10 Maret 1945, ketika Amerika membom berbagai pusat industri di Tokyo dengan 1665 ton bom napalm menggunakan 334 pesawat bombardir B-29.Tokyo juga bukan basis pertahanan militer, sehingga tak memenuhi kriteria.
Di Ibukota, istana Kaisar Hirohito masih berdiri tegak. Sangat strategis jika AS seharusnya menyerang istana, dan wacana ini memang sempat didiskusikan oleh Komiter Target. Namun mereka mengurungkan niat sebab reaksi warga Jepang atas kematian Kaisar Hirohito tak bisa diprediksi akan mengakhiri perang. Bukanya menyerah, rakyat Jepang justru bisa saja bangkit dengan semangat berlipat.
Share This :

0 Comments